Aji Sularso

Fisheries & Cruising Consultant

Menu
  • Home
  • Kelautan
  • Perikanan
  • Sail Indonesia
  • Presentasi
  • Buku
  • Profile
Menu
Paguyuban Hiu Kencana

Seminar Nasional HUT Hiu Kencana : Integrated Maritime Surveillance System for Indonesia

Posted on September 27, 2026September 27, 2026 by Aji Sularso

(Download Buku Hasil Seminar)

(Download Term Of Reference Seminar)

Seminar menyampaikan satu kesimpulan strategis yang  konsisten. Indonesia belum kekurangan sumber data maritim,  tetapi belum mempunyai arsitektur nasional yang mengubah data  lintas instansi menjadi peringatan dini, keputusan, dan intersepsi  yang cepat. TNI AL, KKP, Kementerian Perhubungan, Bakamla,  Polri, Bea dan Cukai, serta lembaga lain mengoperasikan sensor  dan pusat kendali sesuai mandat masing-masing. Sistem tersebut  masih membentuk gambaran sektoral, menyisakan blind spot  terhadap sasaran non-kooperatif dan kontak bawah air, serta  memperpanjang jarak waktu antara deteksi dan tindakan. 

Paper ini merekomendasikan pembangunan National Integrated  Maritime Surveillance System Indonesia sebagai sistem nasional  terintegrasi dengan pengelolaan data terdistribusi. Setiap instansi  mempertahankan kewenangan, kepemilikan data, klasifikasi  keamanan, dan rantai komandonya. Sebuah lapisan pertukaran  data dan fusi informasi membentuk Recognized Maritime Picture  untuk kepentingan sipil serta Common Operational Picture untuk  operasi pertahanan. Arsitektur ini menghindari satu basis data  raksasa yang rawan menjadi single point of failure, tetapi tetap  menghasilkan satu gambaran laut yang dapat dipercaya. 

Cakupan sensor perlu dibangun berlapis. Sensor kooperatif  seperti VMS, AIS, dan LRIT menjadi lapisan identitas. Radar pantai,  radar over the horizon pada lokasi terpilih, satelit SAR dan optik,  serta pengindra elektro-optik mendeteksi sasaran permukaan  yang tidak memancarkan identitas. Pesawat patroli maritim, UAV,  USV, dan kapal menjadi sensor bergerak. Untuk bawah air, fixed  seabed sonar, hydrophone array, variable depth sonar, sonobuoy,  dipping sonar, UUV, KSOT, dan kapal selam membentuk jaringan  akustik yang disesuaikan dengan batimetri serta kondisi

Category: Buku, Kelautan

About

Dr. Aji Sularso was born on 2 July 1954, former Director General of Fisheries Surveillance, was in the Navy for 25 years and Government Civil Servant for 10 Years. He obtained Master of Industrial Engineering, Magister Management of Fisheries Agribusiness and Doctorate of Marine Technology from Bogor Agriculture Institute. (More Info)

Categories

  • Buku
  • Kelautan
  • Perikanan
  • Presentasi
  • Sail Indonesia
  • Uncategorized

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • September 2024
  • January 2015
  • October 2014
  • December 2012
  • November 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • April 2012
  • March 2012
  • September 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • September 2009
  • June 2009
  • March 2009

Recent Posts

  • Paradoks Akuisisi Kapal Induk Garibaldi
  • KRI Dewa Ruci, Sang Legenda yang Tidak Kenal Lelah
  • Seminar Nasional HUT Hiu Kencana : Integrated Maritime Surveillance System for Indonesia
  • Yayasan Sail Indonesia Jaya
  • Rencana Strategis Yayasan Sail Indonesia Jaya 2026-2030
  • Indonesia Harus Melihat Sebelum Mengejar
  • Kebangkitan Diplomasi Maritim Indonesia, Sebuah Paradox?
  • Indonesia Memasuki Era Teknologi Bawah Air
  • Teknologi LIB dan Implikasinya bagi Pembangunan Kekuatan Kapal Selam Menuju Indonesia Emas 2045
  • Laut Masa Depan
© 2026 Aji Sularso | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme