Aji Sularso

Fisheries & Cruising Consultant

Menu
  • Home
  • Kelautan
  • Perikanan
  • Sail Indonesia
  • Presentasi
  • Buku
  • Profile
Menu

Penjaga Sumber Daya Laut

Posted on March 5, 2009 by Aji Sularso

Source: Suara Karya Online

Mengatasi pencurian ikan di laut, terutama yang dilakukan nelayan atau kapal asing, memang bukan perkara mudah. Namun, Dr Ir Aji Sularso MMA, yang kini menjabat sebagai Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), terus berupaya meminimalisasi pencurian itu.

Merekatkan hubungan dengan TNI Angkatan Laut dan Polisi Perairan adalah salah satu bentuk keseriusan pria lulusan Akabri tahun 1976 ini dalam memberantas penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing). “Kita memang harus bersatu untuk melindungi kekayaan laut Indonesia dari pelaku illegal fishing. Bentuk keseriusan tersebut terwujud dalam kesepakatan antara DKP, TNI, dan Kepolisian RI yang sudah menandatangani surat keputusan bersama (SKB) guna menjaga laut Indonesia,” kata Aji.

Menurut suami dari Amin Praptuti Rahayu serta ayah dari Dewi Khujah Kejoran dan Nisa Ayu Spica ini, illegal fishing bukan hanya mengancam terkurasnya ikan di perairan Indonesia, namun juga mengancam perekonomian bangsa dan nelayan. “Kita harus tindak tegas, sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku. Kalau perlu dengan menenggelamkan kapalnya. Ke depan kita upayakan tidak ada lagi pelaku illegal fishing, terutama pihak asing, yang meremehkan petugas keamanan laut di negara ini,” katanya.

Lulusan S-2 jurusan akuntansi FE-UI ini yakin bisa menekan praktik illegal fishing hingga ke titik nol jika hukuman bagi pelaku pencurian ikan bisa dipastikan setimpal. “Perairan laut yang harus diawasi dengan ketat adalah di Natuna, Sulawesi Selatan, dan Arafura. Sebab, di daerah ini ratusan kapal asing pelaku illegal fishing beroperasi. Kami bisa memberantas semua itu dalam waktu relatif singkat asalkan tersedia 10 armada patroli yang beroperasi selama 24 jam, sehingga bisa terus mengawasi seluruh perairan tersebut. Tentunya juga dengan dukungan dana operasional,” tuturnya. (Bayu)

Category: Kelautan, Perikanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About

Dr. Aji Sularso was born on 2 July 1954, former Director General of Fisheries Surveillance, was in the Navy for 25 years and Government Civil Servant for 10 Years. He obtained Master of Industrial Engineering, Magister Management of Fisheries Agribusiness and Doctorate of Marine Technology from Bogor Agriculture Institute. (More Info)

Categories

  • Buku
  • Kelautan
  • Perikanan
  • Presentasi
  • Sail Indonesia

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • September 2024
  • January 2015
  • October 2014
  • December 2012
  • November 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • April 2012
  • March 2012
  • September 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • September 2009
  • June 2009
  • March 2009

Recent Posts

  • Kebangkitan Diplomasi Maritim Indonesia, Sebuah Paradox?
  • Indonesia Memasuki Era Teknologi Bawah Air
  • Teknologi LIB dan Implikasinya bagi Pembangunan Kekuatan Kapal Selam Menuju Indonesia Emas 2045
  • Laut Masa Depan
  • Quo Vadis Pasir Laut ?
  • Konsep Surveillance Maritim Nasional Terpadu
  • Dilema Pengadaan Kapal Selam
  • Maritime Surveillience System
  • Konsep Perikanan Terpadu dengan Pendekatan Cluster
  • Mafia Perikanan
© 2026 Aji Sularso | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme